Tuesday, February 6, 2018

Presiden La Liga Kecam Selebrasi Provokatif Pique



Presiden La Liga, Javier Tebas, memberi komentar perihal selebrasi yang dilakukan Gerard Pique dilaga melawan Espanyol. Menurut Tebas, Pique tidak boleh melakukan selebrasi yang memicu kontroversi.

Minggu (4/2) malam WIB, Barcelona bertemu dengan Espanyol di RCDE Stadium. Sempat tertinggal dari gol Gerard Moreno, Barca kemudian menyamakan skor yang diciptakan Gerard Pique. Gol tersebut dirayakan dengan cara yang emosional oleh Pique.

Pemain berusia 30 tahun berlari ke arah tribun dengan meletakkan jari telunjuk ke bagian mulutnya. Pique seolah ingin memberi isyarat untuk diam pada fans Espanyol dan kerap menyerangnya.

"Pique tidak boleh melakukan gerakan yang seperti itu," ujar Tebas dikutip dari Mundo Deportivo.

"Kami akan melihat konsekuensi dari hal ini dan Pique pasti juga menyadari hal tersebut. Sebelum terjadinya gol, kami tidak mendengar adanya penghinaan yang diarahkan pada Pique," sambung Tebas.

"Kami juga tidak senang ada pelecehan pada pemain tapi fans juga jangan di provokasi. Apakah tindakan [Pique] akan dihukum atau tidak? Itu akan diputuskan oleh Komite. Bukan saya yang akan membuat keputusan," tegas Tebas.

Tebas sendiri tidak bermaksud melarang seorang pemain untuk melakukan selebrasi setelah mencetak gol. Baginya, mencetak gol adalah capaian yang fantastis. Tapi, selebrasi juga tidak boleh berlebihan dan bisa memprovokasi pihak lain.

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments: